Jumat, Agustus 12, 2011

Makanan Anti Bau Mulut

Di Bulan Ramadhan ini, masalah bau mulut menjadi ancaman bagi kita yang menjalankan puasa. Sehingga berbagai cara kita lakukan agar dapat mengurangi bau mulut saat berpuasa, karena dapat menimbulkan kurang pede alias percaya diri jika kita sedang berbicara dengan orang lain, kolega ataupun teman.

Bau mulut dikarenakan mulut kering, juga karena berpuasa dari makanan. Namun, tak usah kuatir lagi karena ada cara ampuh dan mudah untuk mengurangi bau mulut ini yaitu dengan mengkonsumsi 4 makanan berikut ini:


1. Seledri
Sejumlah makanan tertentu bisa memicu kelenjar air liur untuk menghasilkan air liur baru yang membuat napas lebih segar. Sebelum mengakhiri makan, kunyahlah seledri secukupnya. Sayuran ini membantu menyegarkan napas.

2. Jeruk
Memilih buah sebagai makanan penutup saat sahur dan berbuka tak hanya menyehatkan. Buah jeruk, misalnya, bisa membantu menyegarkan napas setelah makan.

Makanan mengandung vitamin C tinggi, seperti jeruk, membantu mengurangi bakteri di mulut. Jeruk dan makanan mengandung vitamin C lain juga melindungi gusi. Asupan vitamin C yang cukup membantu mencegah radang gusi. Radang gusi bisa menyebabkan masalah napas tak sedap.

3. Apel
Apel bisa membantu membersihkan plak pada gigi. Mengonsumsi apel juga membantu menghasilkan air liur bersih dalam waktu cepat sehingga napas kembali segar setelahnya.

4. Yoghurt
Setelah makan utama, pilih yoghurt sebagai makanan penutup. Yoghurt mengandung bakteri aktif yang bisa melawan bakteri penyebab bau mulut.

Nah itulah tips dari saya, semoga bermanfaat bagi kita yang sedang berpuasa.
Tidak lupa juga saya ingin mengucapkan : "Selamat Manjalankan Ibadah Puasa"
Semoga puasa kita diterima Allah SWT

Sumber : Health.Kompas.Com

Kamis, Juli 07, 2011

Facebook VS Google+ Anda Pilih Mana?

“Perang Inovasi Bisnis” dalam minggu ini di media masa maupun di internet sedang diliputi rasa penasaran terkait lahirnya layanan jejaring sosial Google+ yang di kabarkan akan menjadi pesaing berat Facebook. Namun kini, di tengah hebohnya pemberitaan kelahiran situs milik Google itu, Facebook coba memecah perhatian lewat layanan video chat terbarunya.

Ya, penggiat media sosial dunia tengah dimanjakan dengan dua layanan baru tersebut yang pantas dikedepankan. Sebab keduanya digawangi oleh dua raksasa perusahaan internet yang sudah tak disangsikan lagi eksistensinya.

Kekuasaan Google di internet memang sudah meraksasa. Kapankah ada yang bisa menandingi situs yang dirintis oleh Duo Larry Page dan Sergey Brin itu di internet? Yang pasti, trafik Google saat ini bertengger di rangking teratas daftar situs-situs TOP dunia.

Googlebisa saja telah merajai dunia maya. Namun satu lahan basah yang belum mereka kuasai adalah situs jejaring sosial. Oke lah, Google saat ini sudah punya YouTube, namun kepopulerannya masih kalah oleh Facebook.

Google sendiri sejatinya juga sudah memiliki layanan mirip Facebook, namanya Orkut yang dirilis Oktober 2006. Ini merupakan jejaring sosial yang memungkinkan pengguna menampilkan informasi personal dan profesional, bertemu teman baru dan memelihara pertemanan yang sudah terjalin.

Namun sayang, layanan yang namanya diambil dari penciptanya, karyawan Google bernama Orkut Buyukkokten ini kurang begitu sukses.

Hingga beberapa waktu lalu, Google menuntaskan rasa penasarannya lewat jejaring sosial terbarunya -- Google+ -- yang mulai diuji coba untuk umum. Undangan terbatas telah diluncurkan pada beberapa user untuk mencoba Google+, sebelum nantinya dirilis secara luas.

Dan hasilnya, sejumlah testimoni positif bermunculan dari para pengguna dan analis. Bahkan tak sedikit yang meyakini jika Google+ akan mengakhiri kejayaan Facebook. Mungkinkah?????????? Kita tunggu saja waktu itu datang. Tapi pada saat ini Jejaring Sosial masih dikuasai oleh Facebook dengan jutaan user setia nya.

Google+ sendiri memang bisa dibilang sebagai jawaban sang raksasa internet terhadap dominasi Facebook dan sebagai upaya untuk menyegarkan jejaring sosial di perangkat mobile maupun web.

Layanan ini berbasis sepenuhnya pada konsep berbagi. Tidak hanya foto atau link, namun juga informasi menarik, istilah baru serta partisipasi dalam video chat juga telah disuguhkan.

"Google+ adalah proyek yang bertujuan untuk membuat aktivitas berbagi di web mirip dengan apa yang terjadi di dunia nyata, Anda berbagi sesuatu yang berbeda dengan orang yang berbeda-beda," ucap Vic Gundotra dari Google, dilansir Techradar.

Dengan segala iming-iming itu dan 'efek penasaran' yang seakan dibuat, lantaran baru dirilis terbatas, sontak saja banyak pengguna internet yang berlomba-lomba berburu invitation Google+.

Nah, bagi yang kurang beruntung belum mendapat undangan karena sistem undangan itu sudah ditutup Google, pasti akan lebih penasaran. Sementara mereka yang telah berhasil jadi anggota Google+ diharapkan sedikit banyak akan mengenyampingkan akun Facebook-nya untuk kemudian menggeluti situs jejaring sosial baru yang sedang marak diperbincangkan, yakni Google+.

Serangan Balasan

Facebook tentu agak terganggu dengan kondisi di atas. Hal itu terlihat dari sikap tegas mereka yang memblokir extension di browser Chrome yang memungkinkan pengguna 'memindahkan' teman Facebooknya ke Google+.

Beruntung, mereka sudah memiliki senjata guna meredam hegemoni Google+. Serangan balasan ini pun telah mulai dilancarkan Mark Zuckerberg ketika sang miluner muda melontarkan kalimat: "Facebook akan meluncurkan 'sesuatu yang mengagumkan' pekan depan" sebagai bocoran.

Tentu saja, hal ini cukup menarik perhatian dan menyita rasa penasaran tentang apa yang akan dihadirkan Facebook. Hingga kemudian tanda tanya itu terjawab dengan pengumuman kehadiran fitur video chat Facebook.

Fitur ini merupakan hasil kerjasama Facebook dengan layanan telepon internet Skype. Untuk melakukan video chat, pengguna Facebook yang komputernya dilengkapi webcam harus memilih teman chat. Pada jendela chat yang muncul, klik ikon video kecil di toolbar berwarna biru untuk masuk ke fitur video chat.

Memang fitur baru ini masih muda, belum semua pengguna bisa menggunakan fitur ini lantaran baru dirilis secara bertahap hingga tersedia bagi pengguna secara global.

Namun setidaknya, kehadiran fitur video chat di Facebook ini cukup mengalihkan sejenak perhatian pengguna internet dari Google+. Entah apa memang momentum kehadiran layanan ini sengaja diambil berdekatan atau sekadar kebetulan.

Yang pasti, keduanya kini tengah berusaha untuk menarik perhatian pengguna. Jadi, kini terserah Anda mau memilih yang mana?

Sumber : Detikinet.com




MANAJEMEN PERSONALIA by Gary Dessler

Penyusunan Rencana Penggajian

Dua Dasar Pembayaran kompensasi :

Tambahan waktu, yaitu upah dan gaji yang berdasarkan jam atau harian

Volume produksi, yaitu mengaitkan kompensasi secara langsung dengan jumlah produksi (jumlah “barang” yang dihasilkan karyawan)

Lima Langkah Penetapan Harkat Upah

Melaksanakan survei gaji

Mengevaluasi pekerjaan

Menyusun tingkat upah

Menggunakan garis upah

Menyempurnakan harkat upah


Evaluasi Pekerjaan

Evaluasi pekerjaan bertujuan untuk menentukan nilai relatif dari suatu pekerjaan

Evaluasi itu merupakan upaya membandingkan pekerjaan satu sama lain atas dasar isinya

Perbandingan tersebut biasa diterapkan dalam hubungan dengan faktor-faktor yang bisa dikompensasikan seperti keterampilan, upaya, tanggung-jawab, dan kondisi kerj.


Metode Klasifikasi atau Pemeringkatan dalam Evaluasi Pekerjaan :

Metode ini merupakan pendekatan kualitatif dalam upaya kategorisasi pekerjaan berdasarkan “uraian kelas” atau “aturan klasifikasi” bagi tiap kelasnya

Lima Langkah
Metode Klasifikasi atau Pemeringkatan

  1. Pengumpulan informasi tentang pekerjaan
  2. Seleksi gugus pekerjaan yang akan diharkat
  3. Seleksi faktor-faktor yang bisa dikompensasi
  4. Pemangkatan pekerjaan
  5. Kombinasi hasil pengharkatan (dari beberapa pengharkat)

Metode Nilai dalam Evaluasi Pekerjaan:

Metode ini memerlukan identifikasi dari sejumlah faktor yang bisa dikompensasikan untuk menentukan kadar keberadaan faktor-faktor tersebut dalam pekerjaan yang bersangkutan

Metode ini merupakan teknik kuantitatif

Banyak paket rencana penggajian yang berdasarkan metode ini dan segera tersedia di pasaran





ANGGARAN PENJUALAN PERUSAHAAN

Pengertian

Anggaran Penjualan Perusahan ialah Budget ( anggaran ) yang merencakan secara lebih terinci tentang Penjualan Perusahaan selama periode yang akan datang, yang didalamnya meliputi rencana tentang Jenis ( Kualitas ) barang yang akang dijual, harga barang yang akan dijual, waktu penjualan serta tempat ( daerah ) penjualannya.


KONSEP ANGGARAN PENJUALAN

1. Dasar Penyusunan Anggaran :

a. Menyusun Tujuan Perusahaan

b. Menyusun Strategi Perusahaan

c. Menyusun Forecast Penjualan

2. Menyusun Anggaran Penjualan :

a. Anggaran Promosi dan Advertensi

b. Anggaran Biaya-Biaya Penjualan.

c. Rencana Pemesaran.

FAKTOR-FAKTOR YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN DALAM ANGGARAN PENJUALAN:

1. Karakteristik Pasar :

a. Luas Pasar : - Pasar Lokal

- Bersifat regional

- Bersifat nasional.

b. Keadaan Persaingan : - Bersifat Monopoli

- Bersifat persaingan bebas.

- Bersifat monopolistis.

c. Kemampuan Pasar untuk menyerap barang.

d. Keadaan/sifat konsmen, apabila konsumennya merupakan

- Konsumen akhir

- Konsumen industry.

2. Kemampuan Financial :

- Kemampuan membiayai penelitian pasar yang dilakukan.

- Kemampuan membiayai usaha-usaha untuk mencapai target penjualan (modal kerja)

- Kemampuan membeli bahan mentah untuk dapat memenuhi target penjualan.

3. Keadaan Personalia :

- Apakah jumlah tenaga kerja yang tesedia cukup, kurang atau berlebih (Kuantitas).

- Apakah tenaga kerja yang tersedia mampu untuk melakukan tugas-tugasnya agar target yang ditentukan tercapai (Kualitas).

4. Dimensi Waktu :

Hal ini perlu diperhatikan sebab apabila membuat rencana terlalu awal, kemungkinan akan terjadi perubahan keadaan, juga perlu dipertimbangkan sampai berapa lama rencana yang disususn tersebut masih reliable.

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN RENCANA PENJUALAN

1. PENENTUAN DASAR-DASAR ANGGARAN

a. Penentuan relevant variabel yang mempengaruhi penjualan

b. Penentuan tujuan khusus dan umum yang diinginkan

c. Penentuan strategi pemasaran yang dipakai

2. PENYUSUNAN RENCANA PENJUALAN

a. Analisa ekonomi, dengan mengadakan proyeksi terhadap aspek-aspek Makro Ekonomi

a). Moneter

b). Kependudukan

c). Kebijakan-kebijakan Pemerintah di bidang ekonomi

d). Teknologi

Dan menilai akibatnya terhadap permintaan industry

b. Melakukan Analisis Industri

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan masyarakat menyerap produk sejenis yang dihasilkan oleh industri.

c. Melakukan Analisis prestasi Penjualan tahun yang lalu.

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan pada masa lalu. Dengan kata lain untuk mengetahui Market Shere yang dimiliki perusahaan dimasa lampau.

d. Analisis Penentuan Prestasi Penjualan yang akan datang.

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan perusahaan mencapai target penjualan di masa depan, dengan memperhatikan faktor-faktor produksi seperti:

a). Bahan mentah

b). Tenaga kerja

c). Kapasitas produksi

d). Keadaan permodalan

e. Menyusun forecast Penjualan.

Meramalkan jumlah penjualan yang diharapkan dengan anggapan segala sesuatu berjalan seperti masa lalu (Forecastted Sales)

f. Menetukan jumlah penjualan yang dianggarkan (Budgeted Sales)

g. Menghitung Laba-Rugi yang mungkin diperoleh (Budgeted Profit)

h. Mengkomunikasikan rencana penjualan yang telah disetujui pada pihak lain yang berkepentingan.

POLITIK HARGA DALAM ANGGARAN PENJUALAN

Ø Mempertahankan seperti apa yang direncanakan

Ø Menaikan harga 10%, turunya volume dengan 10%

Ø Menaikan volume 10%, dengan menurunkan harga 10%

Mepertahankan Rencana

Kenaikan harga 10%

Kenaikan volume 10%

Unit

Price/Unit

10.000

$ 6

9.000

$ 6.6

11.000

$ 5.4

Sales

$ 60,000

59,400

59,400

Fixed Cost

Variable Cost

9,000

12,000

9,000

10,800

9,000

13,200

Total Cost

Biaya/unit

21,000

$ 2.1

19,800

$ 2.2

22,200

$ 2.02

Profit

39,000

39,600

37.200

CONTOH

PENYUSUANAN ANGGARAN PENJUALAN.

DATA PT. AMOX YANG TERSEDIA

Ø DAERAH PENJUALAN ROKOK “DUREX”

1. Nanggro Aceh Darusalam

2. Sumatera Utara

3. Riau

4. Riau Kepulauan

5. Sumatera Barat

6. Sumatera Selatan

7. Bengkulu

Ø VOLUME PENJUALAN

Perkembangan jumlah penjualan PT. Amox selama lima tahun dari tahun 2000 s/d 2004

Tahun Penjualan (batang)

2000 335.691

2001 346.428

2002 351.965

2003 317.134

2004 381.648

Ø PERKEMBANGAN PRODUK YANG DIHASILKAN

Tahun 2000 s/d 2004 hanya memproduksi rokok yang berisi 8 Batang per bungkus

Tahun 2004 ditambah dengan bugkus yang berisi 10 batang

Tahun 2005 akan ditambah lagi dengan bungkus yang berisi 16 batang.

Dari data lima tahun diatas maka dapat diestimasikan volume penjualan tahun 2005 dengan “METODE TREND SETENGAH RATA-RATA”

TAHUN PENJUALAN Semi Semi

(Y) Total Avarage

2000 335.691

2001 346.428 1.034.084 344.694,67

2002 351.965

------------------------------------------------------

2002 351.965

2003 317.134 1.050.747 350.249

2004 381.648

Sehingga : a = 344.694,67

b = (350.249 – 344. 694) = 1.851,67

3

Persamaan Trend = 344.694 + 1.851,67 (X)

2000 = 344.694 + 1.851,67 (-1)

= 342.843

Volume Penjualan Tahun 2005 = 352.098

Menurut Perkiraan 2005 Perbandingan masing-masing jenis

Jenis Rokok Jumlah Persentase

16 Batang 36.969,10 10%

10 Batang 310.540,44 84%

8 Batang 22.181,46 6%

-------------------------------------------------------------------------------

Jumlah 352.098 100%

==============================================

Perkiraan Harga Jual per Bungkus

- Isi 8 batang per bungkus = Rp. 8.000

- Isi 10 batang per bungkus = Rp. 10.000

- Isi 16 batang per bungkus = Rp. 15.000

PT. AMOX

ANGGARAN PENJUALAN

TAHUN 2005

ISI 8

ISI 10

ISI 16

DAERAH

UNIT

HARGA

JML

(000)

UNIT

HARGA

JML

(000)

UNIT

HARGA

JML

(000)

TOTAL

(000)

N A D

SUM. UTARA

RIAU

RIAU KEP.

SUM. BARAT

SUM.SELATAN

BENGKULU

9.902

10.998

191

234

475

169

212

8.000

79.216

87.984

1.528

1.872

3.800

1.352

1.696

149.858

166.465

2.253

2.885

6.523

1.917

2.754

10.000

1.498.580

1.664.650

22.530

28.850

65.230

19.170

27.540

16.564

18.478

294

349

712

256

316

15.000

249.460

277.170

4.410

5.235

10.680

3.840

4.740

1.827.256

2.029.804

28.468

35.957

79.710

24.362

33976

22.181

177.448

310.540

3.105.400

36.969

554.535

3.837.383

DATA PENJUALAN KUARTAL

PENJUALAN TAHUN 2000 – 2004

(BUNGKUS)

TAHUN

KUARTAL I

KUARTAL II

KUARTAL III

KUARTAL IV

JUMLAH

2000

2001

2002

2003

2004

69.204

91.844

71.870

61.739

57.575

92.221

77.765

85.740

90.949

102.757

93.590

98.202

100.235

86.286

114.755

80.676

78.617

94.120

78.160

106.561

335.6091

346.428

351.965

317.134

381.648

JUMLAH

352.232

449.432

493.068

438.134

1.732.866

RATA-RATA

70.448

89.886

98.614

87.627

DIHITUNG PARSENTASE KUARTAL

JML KUARTAL x 100%

TOTAL PENJUALAN

352.232

KUARTAL I = ----------------- x 100% = 20,33%

1.732.866

449.432

KUARTAL II = ----------------- x 100% = 25,94%

1.732.432

493.068

KUARTAL III= ----------------- x 100% = 28,45%

1.732.866

438.134

KUARTAL IV= ----------------- x 100% = 25,28%

1.732.432

PERHITUNGAN PENJUALAN SETIAP KUARTAL TAHUN 2005 :

PARSENTASE KUARTAL x TAKSIRAN PENJUALAN TAHUN 2005

KUARTAL I = 20,33% x 369.691 = 75.158,18

KUARTAL II = 25,94% x 369.691 = 95.897,84

KUARTAL III = 28,45% x 369.691 = 105.177,08

KUARTAL IV = 25,28% x 369.691 = 93.457,88

369.891

Menurut Perkiraan 2005 Perbandingan masing-masing jenis

Jenis Rokok Parsentase

16 Batang 10%

10 Batang 84%

8 Batang 6%

----------------------------------------------

Jumlah 100%

==========================

PERKIRAAN MASING PENJUALAN SETIAP KUARTAL TAHUN 2005 :

KUARTAL I

ISI 16 Batang 10% x 75.158 = 7.515,80

Isi 10 Batang 84% x 75.158 = 63.132,72

Isi 8 Batang 6% x 75.158 = 4.509,48

KUARTAL II

ISI 16 Batang 10% x 95.897 = 9.589,70

Isi 10 Batang 84% x 95.897 = 80.553,48

Isi 8 Batang 6% x 95.897 = 5.753,82

KUARTAL III

ISI 16 Batang 10% x 105.177 = 10.517,70

Isi 10 Batang 84% x 105,177 = 88.348,68

Isi 8 Batang 6% x 105.177 = 6.310,62

KUARTAL IV

ISI 16 Batang 10% x 93.457 = 9.345,70

Isi 10 Batang 84% x 93.457 = 78.503,88

Isi 8 Batang 6% x 93.457 = 5.607,42

PT. AMOX

ANGGARAN PENJUALAN KUARTAL

TAHUN 2005

KUAR

ISI 8

ISI 10

ISI 16

TAL

BKS

HAR-

GA

JML

(000)

BKS

HARGA

JML

(000)

BKS

HAR-

GA

JML

(000)

BKS

(000)

Rp.

I

II

III

IV

4.509

5.753

6.310

5.607

8.000

36.072

46.024

50.480

44.856

63.132

80.553

88.348

78.503

10.000

631.320

805.530

883.480

785.030

7.515

9.589

10.517

9.345

15.000

112.725

143.835

157.755

140.175

75.158

95.978

105.177

93.457

780.117

996.389

1.091.715

970.061

JML

22.179

8.000

177.432

310.536

10.000

3.105.360

36.966

15.000

554.490

369.891

3.837.282

Site Translator